
CFM Tinggi vs Low Noise
30/10/2025
5 Masalah Hotel yang Buat Sepi Pengunjung
11/11/2025Tips Mengelola Bisnis Ayam Potong Closed House
Cara Modern Menjaga Produksi Tetap Optimal dan Minim Risiko
Bisnis ayam potong merupakan salah satu sektor peternakan paling menjanjikan di Indonesia, terutama dengan sistem kandang tertutup (closed house). Sistem ini telah banyak diadopsi oleh peternak modern karena mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi pakan, dan mengurangi tingkat kematian ayam secara signifikan. Namun, meskipun teknologinya lebih canggih, pengelolaan kandang closed house tetap membutuhkan perhatian serius dan strategi yang matang.
Artikel ini membahas berbagai tips penting untuk mengelola usaha ayam potong dengan sistem closed house agar hasil panen maksimal dan bisnis terus berkembang.
Baca juga Artikel lainnya: Bagaimana Ventilasi yang Baik untuk Industri?
Apa Itu Sistem Closed House?
Closed house adalah sistem kandang ayam yang tertutup rapat, di mana semua aspek lingkungan dikendalikan secara otomatis, termasuk suhu, kelembapan, sirkulasi udara, pencahayaan, hingga pemberian pakan dan minum. Tujuannya adalah menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan ayam broiler secara konsisten, tanpa terganggu oleh cuaca, hewan liar, atau polusi dari luar.
Keunggulan sistem ini antara lain:
- Pertumbuhan ayam lebih seragam
- Konversi pakan (FCR) lebih efisien
- Tingkat kematian (mortalitas) lebih rendah
- Produksi bisa berlangsung sepanjang tahun
1. Perhatikan Sirkulasi Udara dan Ventilasi
Salah satu faktor terpenting dalam kandang closed house adalah sistem ventilasi yang baik. Tanpa sirkulasi udara yang optimal, suhu dan kelembapan bisa naik drastis, menyebabkan ayam stres, konsumsi pakan menurun, dan mudah terserang penyakit.
Solusi:
- Gunakan kombinasi exhaust fan dan blower berkapasitas tinggi untuk mendorong udara keluar dan memasukkan udara segar.
- Pilih fan yang memiliki CFM (cubic feet per minute) sesuai ukuran kandang. Misalnya, kandang 100 meter panjang bisa butuh >10 unit exhaust fan.
- Pastikan sistem ventilasi bekerja otomatis berdasarkan suhu dalam kandang (thermostat control).
2. Kontrol Suhu dan Kelembapan
Ayam broiler sangat sensitif terhadap suhu. Pada masa starter (0–14 hari), mereka membutuhkan suhu tinggi (32–35°C), dan secara bertahap diturunkan seiring usia.
Tips kontrol suhu:
- Gunakan pemanas otomatis (brooder) di masa awal.
- Pasang sensor suhu dan kelembapan di beberapa titik kandang.
- Aktifkan exhaust fan atau air inlet jika suhu di atas standar.
Pengendalian suhu yang konsisten akan mencegah ayam stres panas (heat stress) yang bisa menyebabkan kematian massal.
3. Pastikan Ketersediaan Listrik dan Back-Up Power
Karena semua sistem kandang closed house berbasis listrik (kipas, penerangan, kontrol otomatis, dan pakan), pemadaman listrik bisa menjadi bencana besar.
Solusi:
- Sediakan genset cadangan minimal 1 unit yang dapat menyalakan sistem ventilasi darurat.
- Gunakan sistem kontrol otomatis dengan baterai backup.
- Rutin lakukan pengecekan kabel, panel listrik, dan saklar otomatis.
4. Atur Pakan dan Minum Secara Efisien
Sistem closed house idealnya menggunakan feeding dan drinking system otomatis untuk menjaga distribusi pakan dan air secara merata.
Tips pengelolaan pakan:
- Gunakan silo dan pengumpan otomatis untuk menghindari pakan tercecer.
- Pastikan kualitas pakan terjaga dan sesuai usia ayam.
- Bersihkan tempat minum secara berkala untuk menghindari infeksi.
Pencatatan harian konsumsi pakan juga penting untuk memantau FCR dan mendeteksi jika ada ayam yang tidak sehat.
5. Kebersihan dan Biosecurity Kandang
Meski tertutup, kandang closed house tetap rentan terhadap infeksi penyakit seperti ND, Gumboro, atau CRD jika tidak dijaga kebersihannya.
Langkah penting:
- Terapkan sistem satu pintu masuk (one way in) untuk meminimalkan lalu lintas manusia/alat.
- Gunakan disinfektan berkala, baik untuk peralatan maupun udara (fogging).
- Isolasi ayam yang menunjukkan gejala penyakit secepat mungkin.
Investasi pada biosecurity yang ketat akan jauh lebih murah dibanding kerugian akibat penyakit massal.
6. Pantau Data Produksi Harian
Manajemen berbasis data sangat penting dalam kandang modern. Catat hal-hal berikut setiap hari:
- Kematian harian
- Konsumsi pakan dan minum
- Berat badan rata-rata
- Suhu kandang
- Kelembapan
Dengan data ini, Anda bisa membuat keputusan cepat saat terjadi penyimpangan dan melakukan perbaikan sebelum kerugian membesar.
Solusi Ventilasi untuk Menunaikan Tips Bisnis Ayam Potong
Sebagai importir langsung dan distributor terpercaya, Takafan dan Spectekglodok menyediakan solusi sistem ventilasi terbaik untuk kandang closed house, mulai dari:
- Exhaust fan kapasitas besar
- Blower axial dan sentrifugal
- Ducting dan control panel otomatis
- Jasa instalasi dan konsultasi teknis
Produk kami telah digunakan oleh berbagai peternakan skala kecil hingga perusahaan integrator di seluruh Indonesia.
Hubungi Kami Sekarang
💬 Konsultasi langsung via WhatsApp 087877958868
🛒 Belanja produk resmi kami di SHOPEE
🛒 atau kunjungi juga TOKOPEDIA
Kami siap melayani pembelian untuk end user, koperasi peternak, maupun skala distributor dengan harga tangan pertama.
Baca juga Artikel lainnya: Cara Bikin Dapur Tetap Wangi Meski Sering Masak

Kesimpulan
Mengelola bisnis ayam potong dengan sistem closed house memang lebih teknis, tetapi potensi keuntungannya juga jauh lebih besar. Dengan mengutamakan sirkulasi udara yang baik, suhu stabil, manajemen pakan efisien, dan biosecurity ketat, Anda bisa menjaga performa ayam tetap optimal dan panen sesuai target.
Jangan biarkan ventilasi buruk menjadi titik lemah kandang Anda. Gunakan solusi dari Takafan dan Spectekglodok untuk memastikan kandang selalu dalam kondisi ideal, 24 jam nonstop.




